untuk seluruh pecundang di muka bumi

by Annisa

sibuk mencari cacat dalam cermin.
siapa yang kau lihat disana?
tak adakah rasa malu mengetahui wajahmu wajah sang pendosa itu?
tentu tidak. karena kau terus memasang topengmu.

sudah bukan saatnya kau bermuka malaikat
ah,mati saja..
mati dalam tumpukkan kebohonganmu.
sembunyi dalam kata2 yg takkan pernah dikeluarkan.
membusuklah disana.

dan teruslah berjalan dengan topeng barumu setiap hari.
topeng kebohongan yang selalu memuakkan.

dan kelak sikap manis itu akan luntur..
berganti luka yang mengoreng.
bernanah sampai kau tak mampu lagi menahan sakitnya.
imajinasi,romansa,cerita..akan menjadi menjemukan pada akhirnya.
lalu terlupakan. mati.

dan itulah akhirmu yang menyedihkan.