ruang rahasia.

by Annisa


selamanya.
takkan pernah bisa kumasuki ruangan itu.
yang kalian ciptakan sejak hujan meteor bulan keduabelas.
selamanya.
aku akan tetap menjadi orang asing yang mencari-cari kunci pintu itu.
sampai menangis darah pun aku akan tetap tampak bodoh.
terjebak dalam kekakuan di depannya.
hanya bisa mengintip dan mereka-reka, apa yang kalian kompromikan dan damaikan di dalamnya.

sudahlah. aku sedikit lelah mencari.
dan ku tahu tak akan ada yang berusaha memberiku petunjuk sedikitpun.

mungkin sudah saatnya aku berpura-pura amnesia.
jika menurut kalian selama aku tidak tahu apa-apa, aku akan lebih bahagia.

aku menurut saja. menyerah. kalah.