prolog

by Annisa

entah dimana mereka sembunyikan namaku
sehingga kau tak bisa lagi memanggilku

berhenti dan terbangun di pagi yang tak nampak berbeda
dengan perasaan gelisah yang tak pernah kau tahu artinya
penuh peluh dan tarian jantungku yang liar.

sesaat kemudian deru perang di dadaku mulai menghilang
helaan napas pendek tergagap kukeluarkan.
semburat jingga masuk melalui jendela yang tak pernah ditutup
lonceng kecil di atas pintu kamarku berbunyi lemah.
jangan pergi dulu.. tunggulah sebentar lagi..

trois. donnez-moi un signe, le moment venu
19.08.10

Iklan