pecah.

by Annisa

perjanjian asap dan malam sudah pecah.
berkeping-keping dan terburai isinya.
ternyata rasanya begitu tajam..
padahal ini perjanjian biasa.
yang tercipta tidak sengaja.

tapi memang siapa yang peduli?
seperti kamu peduli saja.
lalu kenapa aku harus.

menyesal terpancing api yang diciptakan.
karena yang hangus terbakar tidak bisa lagi disusun dan direkatkan.
hanya mati rasa yang bisa menyelamatkan.