aku menyebutnya “bahagia”.

by Annisa

Ini pertemuan biasa yang disengaja.
Aku menyebutnya bahagia. Nyata.
Sesaat lupa menjejak tanah.

Malam ini kau merapal mantra terhebat.
Mantra yang rasanya bisa dipakai untuk menyelesaikan ujianku nanti.
Semuanya tersimpan rapi dalam cerita, asap dan gerakan-gerakan aneh yang membuatku tergelak.

Sihir aku lebih lama lagi..

don’t say goodbye, say goodnight – Binocular terus berputar-putar di kepala.