kesalahan tak termaafkan.

by Annisa

Habis waktu untuk pendosa.
Seperti pesakitan di kursi listrik.
Tak ada yang berani menyentuh. Jijik. Hanya amarah yang memenuhi atmosfer.
Kesempatan terdengar seperti mitos yang terlupakan. Berbisik pelan.
Pesan terakhir tak tersampaikan.
Sampai mati pun tetap sendiri.