Kantor yang sepi dan telepon yang terus berdering.

by Annisa

Ini janji kesekian kali yang teronggok begitu saja.
Sudah lima kali parfum ruangan ini berganti aroma, dan apa yang tercium olehku masih sama. Aroma kesepian yang begitu pekat. Rasanya tidak enak, busuk dan membuat mual.

Kalau saja jam tangan punya mulut, pasti dia memakiku. Aku yang menunggu dengan percuma, membuang waktu seakan tak punya harga.

Karena buktinya..selama apapun aku menunggu, kau takkan pernah datang padaku.